Pages

Wednesday, November 13, 2019

STUDY TOUR

Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu olehku. Hal yang sangat menyenangkan itu akan segera tiba. Yup, Study Tour!!! Yey I like it! Hari ini tanggal 18 Desember 2013, SDN Beji 5 akan mengadakan acara study tour ke Museum Gajah, Monumen Nasional dan Museum Wayang. Yess. Aku senang! Karena bisa belajar di outdoor alias luar ruangan.

Malam ini.

Aku mempersiapkan segala keperluan. Mulai dari baju ganti, payung, celana, topi, kertas untuk mencatat dan sebagainya. Lalu aku tidur di kamar dengan pulas. Aku tidur jam 21.00 agar tidak telat di kemudian hari.

Jam 04.00

Drettttt! Alarm berbunyi dan aku terbangun dari tidur sambil menguap dan meregangkan otot-ototku. Lalu aku turun dari lantai 2 rumahku, karena kamarku di lantai 2. Setelah itu, aku wudu dan salat subuh. Lalu it’s time to take a bath. Aku mandi lalu memakai baju merah batik, karena kami wajib memakai baju itu agar bajunya sama dan seragam. Setelah itu aku sarapan sedikit. Makannya telur ceplok dengan abon yang yummy! Minumannya air putih biasa. Mulai makan, nyam. Selesai deh makannya. Lalu, aku mengangkut tasku keluar dari ruang makan. Setelah itu, aku berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah. Aku masuk ke gerbang sekolah dan di sana sudah ada Cantika, Zahra dan Shabrina. Mereka sedang menunggu ke datangan teman-teman yang lain.

“Hy girls!” sapaku kepada Cantika.

“Hy, vin!” katanya.

“loh. Kok yang lain blum pada dateng sih?” tanyaku penasaran sekaligus basa-basi.

“ya. Mungkin pada masih di jalan kaliii,” kata Zahra santai.

“oh, Iya juga ya,” kataku.

Tiba tiba Amanda datang dengan menenteng tas di punggungnya.

“Hy all!” sapa Amanda.

“hay,” kataku.

“nungguin Nurillah, Humaira, Awandini and Kamila ya?” tanyanya.

“Iya dong. Kan kita forever friend,” jawabku sekenanya.

Nurillah, Humaira, Awandini, dan Kamila pun datang. Kami pun segera berbaris karena sebentar lagi akan naik ke bus dan perjalanan akan dimulai. Aku berbaris dan memakai slayer merah. Karena kami bus satu, aku dan teman-teman lain memakai slayer merah. Anak bus satu adalah anak kelas 4A dan 6 orang anak kelas 6A. Barisan bus satu berangkat paling dulu ke AlfaMidi dekat sekolah kami. Tapi sebenarnya cukup jauh juga sih. Kami harus melewati lapangan Jalan Jawa yang luas banget.

Saat menembus perempatan, kami harus menyeberang dan sampailah kami di AlfaMidi tempat parkiran bus. Aku dan teman-teman naik ke bus dengan plang bus satu. Aku dan teman-teman duduk di tempat yang berbeda. Aku duduk di baris 2 bagian depan. Aku duduk bertiga bersama Kamila dan Awandini. Zahra duduk di belakangku baris 3 dari depan. Dia duduk bersama Nurillah dan Humaira. Cantika duduk bersama Amanda dan Chaerani di belakang Zahra baris 4 dari depan. Setelah semua masuk ke bus dan beberapa anak sudah didata dan sudah berdoa agar perjalanan lancar, akhirnya kami pergi menuju tujuan pertama yaitu museum gajah. Yesss. Petualangan kami dimulai.

Di perjalanan, ada beberapa lagu yang menemani kami. Tak ada yang bersedih dan semuanya bergembira dan menyanyi. Kami bernyanyi lagu wali. “aku lagi sibuk sayang. Aku lagi kerja sayang. Untuk mencari beras dan sebongkah berlian.” kami bernyanyi dengan gembira. Oh ya. Bu Dian Novita, guru kami yang paling kocak, menyanyi balonku sambil menunjuk kami semua dari belakang sambil bernyanyi. Anak yang ditunjuk dan lagunya sudah selesai dialah yang akan bernyanyi. Aku mengambil kamera dan berfoto-foto. Aku memfoto Cantika, Kamila, Awandini, Amanda dan lainnya. Aku juga memfoto guru-guru. Termasuk guru-guruku yaitu bu puji, pak alan, dan my favourite teacher, Bu Dian Novita.

Setelah lama berjalan. Akhirnya kami sampai di museum gajah. Nama aslinya Museum Nasional. Karena ada patung gajah, jadi disebut Museum Gajah. Anak anak turun dari bus. Mulai dari bus satu sampai bus lima turun dari bus. Dengan guru-guru di bus, kami pergi ke dalam museum. Di sana ada beberapa peninggalan sejarah. Ada dari sabang sampai merauke pun ada. Ternyata Indonesia kaya akan budayanya. Mulai dari alat musik, budaya, makanan, pakaian -favoritku sih.. Batik- dan lain lain. Alamnya pun sangat kaya dan beragam.

Di dalam, aku dan teman teman melihat rumah-rumahan khas indonesia seperti miniatur yang dibuat dari kayu dipajang di mana-mana. Alat musik dari jawa, bali, dan banyak lagi. Di sana memfoto berbagai barang sejarah. Aku dan teman-temanku senang sekali dengan tempat ini. Oh, ya di sana juga ada guide yaitu orang yang menjelaskan pariwisata. Aku memperhatikan sambil mencatat tentang sejarah tempat ini. Aku memang pencinta budaya indonesia. Setelah lama di museum ini. Kami melanjutkan perjalanan ke monumen nasional atau monas.

Kami kembali masuk ke bus. Di bus, aku dan teman-teman yang lain memakan french fries punya temanku Jordan. Sambil joget oplosan dan kereta malam. Pake suara alami bukan lip sync. Supir bus sampai bingung melihat tingkah kami yang setengah gokil dan rada cerewet.

Setelah sampai di Monumen Nasional. Aku dan teman-teman masuk ke dalam monas dengan kereta kecil di daerah tersebut. Aku dan anak anak slayer merah naik duluan karena kami bus satu. Setelah sampai di depan monumen, sudah ada orang yang akan menerangkan tentang monas. Kami duduk di lantai satu monas yang luas. Anak-anak mencatat sejarah monas dan mefoto benda sejarah. Hmm, this is So FUN! Oh, ya kami juga mendengarkan pembacaan sebuah teks proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno saat proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Setelah selesai mengunjungi Monas, aku dan teman-temanku serta bus lain pun makan di depan halaman monas yang digelar tikar biru. Makannya adalah Jreng! Jreng! Jreng! Hmm. Nasi dan Ayam bakar. Yey. Aku sangat menyukainya. Karena gurih dan lapar, dan air liurku yang hampir menetes, aku memakannya dengan lahap dan rakus. Begitupun semua teman-temanku.

Setelah makan, kami membuang sterofoamnya ke tempat sampah dan kembali berjalan menuju bus kami, bus satu. Hari ini sangat berkesan dalam hidupku. Di bus aku dan teman-teman memainkan game di gadget kami. Seperti android, tabb, Ipad. Aku dan teman-teman juga menikmati lagu lumpuhkanlah ingatanku yang distel di bus kami. Semuanya sedang sibuk sendiri dan ada beberapa yang mengobrol dengan temannya. Kami sangat menikmati perjalanan itu.

Setelah lama berjalan, kami sampai di museum wayang. Setelah masuk, kami melihat lihat ke dalam. Namun berdasarkan sejarah, museum wayang termasuk dalam ruang lingkup kota tua dan tempat ini dulunya adalah gereja orang jepang dan mayatnya di kubur di sini. Duh. Aku dan teman-temanku berlari saat melewati gudang. Dan setelah itu ada guide. Dia menceritakan tentang wayang-wayang yang terbuat dari kulit, kayu. Wayang ini tidak dapat dibuat sembarangan. Dan membuatnya bisa lebih dari beberapa tahun lamanya. Ada beberapa wayang yang kulihat bagus. Tapi aku juga melihat boneka yang mirip Annabelle Conjuring. Menyeramkan!

Setelah lama di dalam museum wayang. Kami pergi ke sebuah tempat seperti bioskop untuk menonton film tentang arjuna, ksatria, dewa, yang agak tidak ku mengerti. Karena itu kisah Hindu atau Budha, tapi yang jelas Cantika tahu karena dia orang Hindu.

Setelah film selesai, kami bermain sepeda ontel yang ada di halaman kota tua. Jika ingin menyewa harus membayar Rp.15.000,00. Aku naik sepeda ontel biru dan difoto sama Mimi. Aku bermain sepeda ontel hanya sebentar. Dan setelah itu, anak kelas 4A, 4B, 5A, 5B, 6A, dan 6B berfoto bersama sambil memegang spanduk SDN Beji 5. Kami senang dan riang gembira. Pengalaman ini tidak akan ku lupakan seumur hidupku!


Karya : Vindasya Almeira

No comments:

Post a Comment

SAHABAT

Dodo duduk di halaman belakang rumah sedang asik main game di Hp-nya. Tony yang selesai mengerjakan tugas kuliahnya, ya keluar dari kamarnya...