Pages

Saturday, January 11, 2020

KUPU-KUPU

Kupu-kupu terbang kian kemari seperti biasanya di hari cerah sekali. Rasa letih pun datang pada Kupu-kupu, ya ia pun mencelok pada bunga angrek yang bagus banget di rawat oleh manusia yang menyukai bunga angrek tersebut.

Kupu-kupu, melihat anak-anak manusia bermain dengan gembira seusai sekolah. Keriangan anak-anak manusia membuat suasana lebih hidup lagi. Para orang tua tetap mengawasi anak-anaknya, walau masih sibuk dengan urusan pekerjaan di rumah sampai pekerjaan apa pun yang terpenting untuk menyambung hidup.

Kupu-kupu terbang kembali dari bunga angrek, karena rasa letihnya hilang. Terbang kesana kesini menikmati hidup ini. Sampai langit pun menjadi mendung dan segera hujan. Kupu-kupu segera mencelok di pohon mangga yang rimbun. Dengan sabar Kupu-kupu di situ sampai hujan reda.

Di aliran parit yang cukup deras ada beberapa Kodok yang sedang berenang, karena senang hari hujan. Tikus yang tinggalnya dekat selokan, ya kebajiran saat hujan sampai rongga tanah yang di buat tikus penuh air. Ya Tikus segera berlari cepat sekali dan sambil berkata "Banjir".

Kupu-kupu tertawa dengan ulahnya Tikus yang membuat sarang dekat selokan dan berakhir sarangnya penuh air, lalu Kupu-kupu berceloteh "Bodoh di piara. Pinter yang piara. Hidup selamet, tidak tertimpa musibah banjir".

Hujan makin lebat sekali sampai-sampai angin bertiup kencang sekali dan merobohkan pohon, ya jatuh di jalan. Ada mobil yang melintas di jalan tersebut, jadinya muter balik lewat jalan yang lain. Warga sekitar ya segera membereskan pohon yang tumbang di jalan, walau hari masih hujan banget.

Kupu-kupu terus melihat ulah para manusia yang membenahi jalanan dengan cepat. Kesabaran pun membuahkan hasil hujan pun berhenti juga. Jalan yang terhalangi pohon tumbang pun, sekarang bisa di lewati lagi. Kupu-kupu terbang lagi, karena hari cerah lagi.

Terlihat semua makluk hidup pada basa semua karena hujan. Kupu-kupu terus terbang ke sana ke sini sampai akhirnya mencelok lagi di kembang melati, yang baunya wangi banget. Kupu-kupu istirahat di situ. Ular cobra yang masih kecil berjalan di bawah kembang melati, ya biasa mencari mangsanya Tikus. Kadal pun naik pohon pohon melandingan. Kepik pun terbang, karena ada Kadal yang naik pohon melandingan.

Kupu-kupu, segera terbang lagi. Tak sengaja terkena jebakan dari jaring Laba-laba. Ya Laba-laba pun bergerak cepat untuk segera menangkap Kupu-kupu, yang masih berusaha lepas dari jaringnya. Air hujan yang di daun yang besar akhirnya jatuh di tiup angin dan langsung mengenai Kupu-kupu yang terjebak jaring.

Kupu-kupu terlepas dari jaring dan hendak jatuh ke tanah. Dengan usaha yang kuat, Kupu-kupu kembali terbang lagi dan terus terbang menuju sebuah pohon jambu yang rimbun untuk beristirahat, hari pun menjelang malam pula.

SAHABAT

Dodo duduk di halaman belakang rumah sedang asik main game di Hp-nya. Tony yang selesai mengerjakan tugas kuliahnya, ya keluar dari kamarnya...