Pages

Saturday, February 3, 2018

RED VEIL


Suatu hari yang cerah gadis kecil yang pecicilan yang di kenal panggilan si kerudung merah berjalan melintasi hutan. Dengan membawa keranjang bekal makannya. Kerudung merah sampai di rumah pak beruang. Kerudung merah langsung bertamu.

“Took...toook...permisi,” kata kerudung merah.

“Ya sebentar,” jawab pak beruang.

Pak beruang beranjak dari tempat duduknya untuk membukakan pintu. Dengan perlahan pak beruang membuka pintunya. Melihat dengan jelas pak beruang, ternyata tidak ada orang. Pak beruang melihat dengan seksama ke kanan dan ke kiri tetap saja tidak orang sampai-sampai mengucek matanya. Tetap saja yang di lihatnya gak ada orang. Pak beruang langsung masuk dan menutup pintu rumahnya dengan rapat.

“Mungkin saya salah dengar,” celoteh pak beruang.

Pak beruang bergerak menuju tempat duduknya. Saat pak mau duduk ternyata ada sebuah benda tajem berupa garpu di  sofanya. 

“Aawwww,” kata pak beruang berteriak.

Pak beruang langsung bangun dan mencabut garpu yang menancap di bokong besarnya.

“Aduh...,” kata pak beruang menahan sakit.

Pak beruang memperhatikan garpu yang di cabutnya dan melihat sofa tempat duduknyanya. 

“Aneh bener sayakan tidak makan. Kenapa ada garbu di sofa kesayangan saya? apa mungkin saya lupa?” celoteh pak beruang.

Pak beruang kemudian menaruh garpu ke tempat pencucian di dapur dan sekalian mengambil kotak obat untuk membersihkan luka karena garbu yang menusuk bokong pak beruang. Dengan perjalan perlahan-lahan pak beruang terpeleset.

“Bruuuk,” suara jatuh pak beruang kelantai.

Benda di dapur berjatuhan menimpa pak beruang.

“Aduuuuuuh,” teriak pak beruang.

Pak beruang bergegas bangun dari jatuhnya. Mengambil sesuatu yang membuatnya terpeleset. Sebuah kulit pisang yang ambil pak beruang dari lantai.

“Siapa yang membuang sampah sembarangan dan juga siapa yang makan pisang?” celoteh pak beruang.

Pak beruang terus tambah bingung. Segera membereskan semuanya dan membuang kulit pisang pada tempat sampah.  Setelah semuanya bersih dan rapih semuanya pak beruang mulai mengobati luka-lukanya. Tiba-tiba suara perut pak beruang berbunyi. Kemudian pak beruang menghampiri kulkas untuk mengambil makan untuk di santap. Dengan perlahan pak beruang membuka lemari es.

“Haaaaaaa,” terkejut pak beruang.

Pak beruang tambah bingung lagi makannya yang di simpan dan juga berantakan. Dengan memperhatikan sekelilingnya pak beruang jelas tidak ada orang yang terlihat hanya laba-laba di langit-langit rumah. 

“Apa mungkin laba-laba?” celoteh pak beruang.

Pak beruang mengabaikan semuanya segera membereskan semuanya dengan bersih dan rapih. Kemudian pak beruang mengambil makan kaleng di dalam lemari. Dengan hati-hati pak beruang membukanyanya dengan alat pembuka kaleng. Pak beruang lalu di taruh di atas wajan. Pak beruang mulai menghidupkan kompor gasnya. Memasaklah pak beruang ikan sarden sampai matang. Setelah itu barulah pak beruang menyajikan di piring kesayangannya. Pak beruang menyantap ikan sarden tersebut dengan lahap di meja makan.

Krudung merah berjalan menghampiri pak beruang meminta ikan sarden yang lezat tersebut.

“Haaaa,” terkejut pak beruang.

Pak beruang yang baik hati mengabaikan semua masalah karena melihat anak kecil yang lugu dan manis. Krudung merah di dudukkan oleh pak beruang di meja makan. Lalu menghidangkan ikan sarden yang lezat. Pak beruang dan kerudung makan bersama menikmati ikan sarden yang lezat. Setelah selesai menyantap makan. Kerudung merah terlihat lelah kemudian beranjak dari meja makan pergi tidur di sofa. Pak beruang membereskan setelah makan. Lalu segera mengangkat kerudung merah lalu di bawa ke kamar pak beruang lalu di tidurkan di kasur yang empuk dan di silimuti dengan baik oleh pak beruang.

Pak beruang meninggalkan kamar, lalu bergegas ke sofa kesayanganya untuk menonton acara tv ke sayangannya.

“Haaaa...hari yang merepotkan,”  celoteh pak beruang sambil menghelah nafas.

Pak beruang terus dengan santai menonton acara sepakbola ke sayangannya sampai larut malam.

SAHABAT

Dodo duduk di halaman belakang rumah sedang asik main game di Hp-nya. Tony yang selesai mengerjakan tugas kuliahnya, ya keluar dari kamarnya...