Pages

Sunday, June 23, 2019

HOBY

Seekor Tupai bernama Robert sedang asik membuat sesuatu yang enak dengan alat buatannya untuk memeras sari anggur dan zat rahasia. Prosesnya cukup panjang dan memakan waktu sampe menghasilkan minuman yang enak. Robert mencoba minuman yang di simpan di gudang bawah tanah tempat dia tinggal. 

"Waaaw..sunggung...enak minuman ini. Rasanya pasnya banget kandungannya di dalam minuman anggur yang saya racik."

Robert segera mengisi pada sebuah botol keramik dan di bawa ke tempat temannya untuk di ajak minum bersama. Sampai di ruman Burung Hantu bernama Lilo. Robert seperti biasa masuk ke dalam rumah dengan berkata "Lilo saya...dateng untuk..mengajak mu ngobrol."

Tak ada jawaban dari Lilo. Robert terus mencari Lilo di dalam rumahnya sambil berteriak memanggil nama "Lilo...Lilo...Lilo."

Tetap tidak ada jawaban dari Lillo. Robert bingung karena Lilo tidak menjawab panggilannya padahal seperti biasanya menjawab.

"Atau...jangan-jangan Lilo...meninggal..aah mana mungkin. Kemarin sehat-sehat saja ngobrol dengann saya," kata Robert yang ngoceh sendiri.

Robert mencari Lilo dan terus mencari. Sampai teringat Robert di mana keberadaan Lilo seperti biasanya. Dengan cepat Robert mencari Lilo di kamarnya di atas pohon paling puncak. Sampai di kamar Lilo. Robert melihat Lilo yang terbaring di lantai. 

"Lilo," kata Robert.

Robert segera menolong Lilo dengan membopongnya ke tempat tidur. 

"Hey..teman...sadarlah," panggilan Robert.

Lilo mulai sadar dan melihat Robert dengan samar. Kemudian Robert memberikan obat yang sering di minum Lilo kalau penyakitnya kambuh. Lilo meminum obat dengan perlahan-lahan masuk ke dalam tenggorokkannya. Mulailah Lilo mendingan dengan keadaan fisiknya.

"Hey..teman..kamu baikkan juga. Saya sudah khawatir kehilangan kamu untuk selama-lamanya."

"Terima kasih atas bantuannya Robert telah menolong saya."

"Nama juga teman. Saling tolong menolong. Oh iya kenapa kamu sampai seperti ini?"

"Saya..lupa minum obat saya. Abisnya saya menulis banyak cerita di buku diary saya sampe selesai."

"Buku..diary...maksudnya ini?" kata Robert sambil mengambil buku di meja dan di tunjukkan ke Lilo.

"Iya," jawab Robert.

Robert membuka buku diary Lilo tapi telah meminta izin Lilo untuk membacanya. Dengan seksama Robert membaca cerita yang di tulis Lilo dari awal sampai akhir tentang petualangan hidup dan cinta. Robert baru tahu tentang kisah cinta Lilo yang menyedihkan bahwa kekasih Lilo telah meninggal di bunuh oleh Elang bernama Streder. Lilo pun gagal menyelamatkannya si Tina. Dalam keadaan luka parah Lilo akibat serangan Streder bersembunyi di balik semak berduri setelah jatuh dari atas pohon.

Lilo selama ini merana karena kepergian Tina untuk selamanya. Hanya menulislah Lilo melalui hidupnya tahun demi tahun demi memuaskan rasa yang tersimpan di dalam hati untuk di ungkapkan pada kata-kata yang bermakna. Hoby Lilo pun berhasil dan menjadi beberapa buku kisah hidupnya dan si simpan rapih. Robert puas membaca kisah perjuangan hidun Lilo yang kuat dan sedih. Padahal yang di baca Robert adalah edisi terakhir perjalan Lilo.

Robert pun menaruh buku diary Lilo di meja.

"Lilo saya kesini membawakan minuman buatan saya. Tujuannya seperti biasa," kata Robert sambil memberikan botol keramik.

"Terima kasih atas perhatian kamu Robert. Ayo kita meminumnya seperti biasa."

"Gimana dengan penyakit kamu?"

"Ah..gak usah di pikirkan. Saya sudah mendingan berkat kamu...Robert. Ayo minum."

"Ayo."

Robert mengambil gelas 2 buah dan Lilo menuangkan minuman ke gelas. Segera dua sahabat meminumnya.

"Enak....minuman buatan kami Robert seperti biasanya. Pandai kamu meraciknya sampe seenak ini."

"Terima kasih...atas pujian kamu. Ayo minum lagi."

Lilo dan Robert minum dengan puas sampai minuman habis di botol keramik. Lilo dan Robert bercerita ini dan itu dengan penuh kegembiraan. Waktu berganti malam. Keadaan Lilo pun membaik sekali. Robert mengajak Lilo untuk menonton hiburan di padang rumput yang di adakan para Tupai sebuah teater tentang kisah percintaan berjudul Aladin dan Putri Jasmin. Robert dan Lilo menonton acara teater tersebut terbawa suasana dari tokoh-tokoh yang di mainkan Terkadang sampai tertawa karena ada unsur komedi di masukkan dalam kisah Aladin dan Putri Jasmin. 

Robert senang melihat Lilo yang bahagia. Sedang Lilo pun lupa dengan sakitnya karena terhibur dengan suasana kemeriahan dari para penonton dan para pemain teater. Sampai acara selesai. Robert mengantarkan Lilo pulang ke rumahnya baru deh Robert pulang ke rumahnya sendiri untuk beristirahat.

Esok hari yang cerah. Robert seperti biasa mencari buah anggur yang segar yang diambil di perkebunan Manusia untuk membuat minuman lagi. Lilo seperti biasa terus menerus dengan hobynya menulis dengan baik menceritakan tentang persahabatan Lilo dan Robert yang selalu mengumpulkan buah anggur dari perkebunan Manusia untuk di jadikan minuman sampai di kejar-kejar Manusia pemilik perkebunan dan hampir mati karena jebakan yang dibuat oleh Manusia untuk mencegah pencurian buah anggur. Tapi kelincahan Robert berkali-kali selamat dan hal hasil dari kerja keras Robert berhasil membuat minuman yang enak dan di bagi dengan Lilo.

Seperti biasa Lilo dan Robert minum anggur yang enak sambil ngobrol tentang apapun sepanjang waktu sampai melupakan hal yang buruk dan timbulnya kebahagian arti dari kebersamaan dari 2 sahabat saling mengisi.

SAHABAT

Dodo duduk di halaman belakang rumah sedang asik main game di Hp-nya. Tony yang selesai mengerjakan tugas kuliahnya, ya keluar dari kamarnya...