Pages

Thursday, October 3, 2019

APA SALAH KU

Toni berangkat kuliah seperti biasanya ke Universitas untuk membimbing dirinya menjadi mahasiswa yang baik dan cerdas agar bisa cepat kerja dan bisa beradaptasi dengan jenis pekerjaan yang di pengaruhi oleh perkembangan teknologi.

Terkadang kalau di kampus. Saat tidak ada jam kuliah lagi. Toni lebih menyibukkan di perpustakaan untuk membaca buku. Terkadang juga ada temannya Toni satu fakultas mengajak dirinya untuk ikut masuk dalam BEM, ya...biasa si Heru dengan perkataan yang penuh semangat berapi-api dengan tujuan bisa naikkan kemampuannya di bidang organisasian kemahasiswaan agar bisa terjun ke politik setelah lulus kuliah.

Toni tetap tidak tertarik dengan organisasi kemahasiswaan lebih cenderung baca buku dan mencatat di buku tulis poin-poin penting hasil bacaannya. Jadi antara Toni dan Heru saling memaklumi satu sama lain. Saat Toni mau pulang melihat Melisa, gadis yang ia sukai. Jadi Toni seperti biasa menawarkan pulang bareng-bareng pake motornya.

Seperti biasanya Melisa menerima ajakan Toni untuk di anter ke tempat kosannya setelah kuliah pada hari itu selesai. Toni pun makin dekat dengan Melisa. Pada akhirnya Toni berani menembak Melisa untuk menyatakan cintanya. Melisa yang masih jomblo menerimanya. Jadi hubungan antara Melisa dan Toni berlangsung berjalan sampai satu tahun dengan kelanggengan.

Suatu ketika. Toni melihat Melisa jalan dengan seorang cowok dan juga sering mengantar ke tempat kosannya. Toni awalnya menganggapnya biasa-biasa aja hubungan dengan cowok yang sering nganter Melisa, karena Toni sibuk dengan urusan bermusik yang di ajak bergabung oleh teman-teman satu fakultas jadi lah Band. Maka itu Toni terus bersabar dengan urusan pacarannya dengan Melisa.

Sampai akhirnya kabar dari Heru tentang Melisa ke Toni bahwa ada hubungan sepesial Melisa dengan Bram, masih satu Universitas tapi fakultasnya beda. Toni pun berkata dan di saksikan Heru "Apa salah ku".

Heru pun memberikan masukan baik pada Toni untuk lebih mengambil sikap untuk memutuskan hubungan Melisa agar tidak mengganggu kuliahnya Toni karena urusan cinta dasar dari kehancuran pikiran dan hati. Toni pun menerima masukan dari Heru dan hendak bicara dengan Melisa untuk kejelasan hubungannya.

Toni pun bertemu dengan Melisa dan ngobrol di taman kampus. Toni ingin bilang "Putus" Eee... ternyata Melisa pun bilang "Putus" duluan. Jadinya Toni terkejut banget dengan ucapan Melisa yang duluan bilang "Putus" Dalam hati Toni berkata "Entah apa yang merasukinya diri Melisa sampai ia berani bicara putus duluan".

Toni pun mulai bicara baik-baik dengan Melisa yang ingin jauh lebih tahu mengapa ingin putus dengannya. Melisa pun berkata dengan terus terang ke Toni "Aku tidak cinta lagi". Toni pun mengerti omongan Melisa. Jadi hubungan cinta Toni yang di bangun dengan Melisa sia-sia saja dalam hitungan satu tahun. Pengkhiantan Melisa pada Toni di maafkan karena Toni berpikir dewasa tidak membuat perkara yang berlarut-larut dengan urusan cinta. Jadi Toni menyelesaikan pembicaraannya dengan Melisa dengan kata sepakat "Putus".

Toni pun menjalankan aktivitasnya seperti biasanya. Malahan Toni pun membuat syair lagu berkenaan dengan keadaan percintaannya dengan di beri judul syair lagu itu "Apa salah ku". Teman-teman Band Toni senang dengan syair lagu di buat Toni. Pada akhirnya usaha Toni dan teman-teman Bandnya membuahkan hasil dari latihannya dan manggung di kafe yang cukup terkenal. Heru pun seperti biasa nonton manggungnya Band Toni dan teman-teman dengan membawa anak-anak BEM.

Hasil pun memuaskan dari usaha Toni dan teman-temannya membentuk Band karena banyak menyukai lagu buatan Toni dan teman-teman. Heru sebagai teman baik tidak henti-hentinya mengajak Toni masuk organisasi kemahasiswaan. Toni pun menerima ajakan Heru jadi anggota BEM, walau tidak aktif banget karena kesibukan Toni yang dengan Band musik yang di bangun dengan teman-temannya dari nol.

Heru pun memakluminya dengan keadaan Toni yang sibuk dengan Bandnya. Waktu pun berjalan dengan semestinya. 3 tahun sudah. Toni dan Heru sudah jadi sarjana. Heru pun bener-bener terjun ke politik. Sedangkan Toni pun meneruskan Band bersama teman-temannya karena sudah mulai terkenal di kalangan anak muda melenial dan sudah buat album juga. Maka teruslah Toni melanjutkan karier musiknya dengan tujuan menjadi orang sukses. Terkadang Toni masih teringat dengan cinta pertamanya Melisa yang mengecewakan perasaan Toni. Tapi Toni berpikir positif untuk maju dan membuat banyak syair-syair lagu berkenaan dengan keadaan percintaannya.

SAHABAT

Dodo duduk di halaman belakang rumah sedang asik main game di Hp-nya. Tony yang selesai mengerjakan tugas kuliahnya, ya keluar dari kamarnya...